4 Fakta Promosi Judi Online Dj Sandra Terungkap

4 Fakta Promosi Judi Online Terungkap Saat DJ Sandra Arimbi Dibekuk Polisi

Judi Online – Pada saat sedang beristirahat kediamannya DJ Sandra Arimbi tampak kaget ketika sejumlah pria berpakaian preman menyergap kediamannya di Jalan KH Wahid Hasyim, Seberang Ulu 1, epaam.org Palembang, Sumatera Selatan (Sumatera Selatan). DJ wanita sedang beraksi secara virtual kala ‘tamu tak diundang’ itu datang.

Polisi menangkap DJ Sandra Arimbi sebab promosikan beberapa jenis judi online di media sosialnya selama siaran segera.

“Ya benar, kita menangkap seorang DJ berinisial SA karena mempromosikan perjudian di akun media sosialnya,” kata Kepala Bareskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi kala dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (11/10/). ). If you loved this article therefore you would like to receive more info about chaosadvantage.com i implore you to visit our web site. 2021).

Berikut 4 fakta mengenai promosi judi online DJ Sandra Arimbi:

1. Ditangkap Karena Laporan Publik

Polisi mengaku bahwasannya udah mendapat informasi dari warganet mengenai sebuah aksi DJ Sandra Arimbi yang memutar piringan hitam sambil mempromosikan sejumlah website atau link perjudian.

“Setelah ditelusuri akun fanpage Facebook tersangka, ternyata akun fanpage tersebut sering mempromosikan judi slot, togel, dan casino, kata Tri.

Tri mengatakan DJ Sandra kooperatif saat ditangkap. “Setelah mendapat informasi itu, tersangka kami amankan di kediamannya tanpa perlawanan,” tambah Tri.Ini DJ Sandra Arimbi yang ditangkap karena diduga mempromosikan perjudian online

2. Hasilkan 10 juta per bulan

Tri berkata bahwa DJ Sandra Arimbi telah menerima duwit hingga Rp 10 juta per bulan dari promosi judi online ketika menjadi DJ. Dia telah menerima kerja sama periklanan perjudian online sejak Agustus 2021.

“Kegiatan ini telah dilaksanakan tersangka sejak Agustus lantas, melakukan promosi. Setiap bulan tersangka mendapat bayaran Rp 10 juta,” jelas Tri.Kini DJ Sandra Arimbi ditahan polisi.

3. Diancam bersama dengan 6 Tahun Penjara

Polisi kini sudah menjerat DJ Sandra Arimbi dengan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 mengenai ITE. DJ Sandra Arimbi terancam hukuman 6 th. penjara.

DJ Sandra Arimbi mengaku laksanakan live streaming selama 1 jam tiap-tiap malam untuk mempromosikan situs judi online tersebut.Polisi kini memburu bos judi online yang mendukung DJ Sandra Arimbi.

4. Total Kontrak Iklan Judi Online Rp 50 Juta

Kompol Tri Wahyudi menjelaskan bahwa DJ Sandra Arimbi mengaku total kesepakatannya dengan pihak judi online meraih Rp 50 juta. Akan tetapi, DJ Sandra Arimbi mengaku cuma terima Rp. 25 juta.

“Total dealnya Rp 50 juta, pertama terima Rp 10 juta, kemudian Rp 15 juta. Sisanya belum dibayar,” kata Tri. Ia mengatakan DJ Sandra Arimbi mengaku belum dulu berjumpa segera bersama seorang pengelola judi online. Menurutnya, semua pembayaran dilaksanakan melalui wire transfer. “Dia cuma bilang, cocok transfer ke rekeningnya. Tidak ketemu segera, semua transaksi via online,” kata Tri.

Apabila Anda ingin coba bermain judi online silahkan klik link tersebut ini tunoticierodigital

Compartir